Manusia dan Pandangan Hidup


Manusia dan Pandangan Hidup

Setiap manusia terlahir dengan keunikan masing-masing. Hal tersebut yang membedakan setiap manusia dengan manusia lainnya. Perbedaan itu bukan hanya dilihat dari fisik, melainkan dari sudut pandang manusia. Pandangan manusia terhadap kehidupan akan berbeda satu sama lain. Suyadi M.P pernah mengatakan Pandangan hidup terdiri atas citacita, kebajikan, dan sikap hidup. Cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup itu tak dapat dipisahkan dengan kehidupan. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat melepaskan diri dari cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup itu.

Sebagai salah satu dari pandangan hidup manusia adalah cita-cita. Saya dari kecil sudah bercita-cita ingin menjadi pengusaha yang memiliki banyak perusahaan. Karena menjadi pengusaha itu pekerjaan yang mengasyikan, tanpa harus mendengarkan perintah orang lain. Menurut saya Menjadi pengusaha adalah salah satu kebabasan berekspresi pada diri sendiri. Kebebasan tersebut akan bisa mendatangkan uang dan tentu saja bisa bermanfaat bagi orang lain.

Yang menjadi salahsatu bagian dari pandangan hidup selanjutnya adalah kebajikan. Kebajikan adalah perbuatan yang mendatangakan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan normal , perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik , karena menurut kodratnya manusia itu baik , makhluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Manusia juga berbuat baik agar dia diperlakukan serupa oleh orang lain. Oleh karena itu, hal tersebut akan mempermudah kita dalam mencapai cita-cita.

Didalam pendangan hidup juga terdapat usaha/perjuangan dan keyakinan/kepercayaan. Dua hal tersebut tidak bisa dipisahkan karena di setiap usaha yang kita lakukan harus di landasi dengan keyakinan yang kuat. Usaha yang telah saya lakukan dalam menuju cita-cita adalah bersekolah selama 12 tahun (SD, SMP, SMA), dan sekarang sedang dalam tahap perkuliahan tingkat 1. Setelah selama ini belajar bertahun-tahun di bangku sekolah, saya baru sadar bahwa sekolah atau kuliah bukan hanya tempat mencari ilmu melainkan lebih dalam dari itu tempat kita membentuk jati diri dan juga sikap dan perilaku. Tentunya hal ini tidak banyak disadari para siswa atau mahasiswa. Sebab itu saya selalu mengatakan ‘engga ada yang sia-sia di dunia ini, apapun itu’. Itu adalah jawabah bagi semua siswa yang mengatakan buat apa belajar ini, di kerjaan juga gak kepake ko. Bukan masalah hasilnya tapi proses nya. Bagaimana kita menyelesaikan suatu permasalahan dalam soal, tanpa kita sadari akan terbentuk di alam bawah sadar kita suatu algoritma yang akan berguna menyelesaikan masalah yang ada pada kehidupan kita sehari-hari.

Selanjutnya adalah langkah berpandangan hidup yang baik , pandangan hidup yang baik menurut saya pribadi adalah yang sesuai dengan hati Nurani, karena hati Nurani tidak pernah salah. Lalu bagaimana dengan mereka yang sering berbuat buruk? Itu karena mereka tidak mendengar apa kata hati Nurani mereka. Mereka sudah dikendalikan oleh nafsu yang membelenggu semuanya. Oleh karena itu, mulai lah dari menghargai orang lain. Agar diantara kita tidak ada lagi benci dan kita menjadi manusia yang sudah seharusnya.

Sekian tulisan singkat saya mengenai Manusia dan Pandangan Hidupnya. Sekali lagi saya ingatkan bahwa kodrat manusia adalah berbuat baik, jika kamu tidak mungkin kamu belum bisa menjadi manusia.

Komentar

Postingan Populer