KISAH PANJANG SIMPANG SUSUN SEMANGGI. IKON BARU IBU KOTA.

Ikon Baru Ibukota . via https://jakartan


Pencetus Ide Pertama adalah Ir Suratmi…

Kala itu masa pemerintahan Soeharto sedang bersiap guna menyambut hajat besar ASIAN GAMES 1962. Dicanangkan lah untuk membuat suatu sarana olahraga megah dibilingan Senayan. Ide tersebut dicetuskan oleh Soekarno pada tahun 1961.

Ir Sutami yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum (PU), mengusulkan kepada Bung Karno untuk membangun jembatan guna mengatasi kemungkinan munculnya persoalan kemacetan karena bangunan tersebut. Disinilah awal mula perjalanan pembangunan proyek ruas jalan yang memakan waktu sekitar 55 tahun (1961-2017).

Proyek ini sempat menuai penolakan warga Jakarta. Kala itu Jakarta dalam kondisi keuangan yang kritis. Akan tetapi, berkat keberanian Bung Karno pembangunan Jembatan Semanggi. Pengembangan ruas jalan Semanggi terus dilakukan mengingat semakin banyak kendaraan di Indonesia kala itu. Hingga pada masa Soeharto mulai dikembangkan dengan adanya tol dalam kota. Dengan adanya tol Cawang-Semanggi merupakkan tol dalam kota pertama yang dibangun.

Mulai Masuk Tahap Pembangunan Simpang Susun Semanggi

Proses pembangunannya John! via https://www.antarafoto.com


Beranjak pada masa Jokowi-Ahok pembangunan Jembatan Semanggi kembali dilanjutkan. Penyempurnaan ruas jalan tersebut dengan di resmikannya Simpang Susun Semanggi pada 17 Agustus 2017 oleh Djarot dan Jokowi. Simpang Susun Semanggi ini didesain oleh Jodi Frimasyah, ahli jembatan dari ITB yang pernah merancang Jembatan Barelang, ikon Pulau Batam. Ruas jalan ini-pun akan menjadi ikon kedua setelah Monas. Tak hanya menggunakan teknologi canggih, jalan sepanjang 1,6 km ini juga akan dihiasi oleh pencahayaan lampu yang indah.
Indahnya Simpang Susun Semanggi. via http://harmonimedia
Lampu warna-warni yang digunakan pun nantinya juga bisa dioperasikan dari Balai Kota. Adapun pagar flyover yang memiliki motif daun semanggi di sisi luarnya, sedangkan sisi dalam akan bermotif gigi balang seperti rumah adat Betawi.
Fakta menarik pembangunan Simpang Susun Semanggi
Ahok saat menerangkan konsep. via  https://www.merdeka

Menariknya pembangunan Simpang Susun Semanggi tidak sama sekali menggunakan uang APBD. Sebuah gagasan dan keputusan berani dari Basuki Tjahaja Purnama ini memang patut diacungi jempol. Pada tahun 2016 lalu, Ahok yang kala itu masih menjabat menggunakan Peraturan Gubernur DKI Jakarta, yang memberi syarat kepada sebuah perusahaan swasta untuk membiayai proyek Simpang Susun Semanggi sebagai kompensasi kenaikan koefisien luas bangunan (KLB) atas pembangunan konstruksi mereka di Ibu Kota.
Pembangunan yang memiliki anggaran hingga Rp 500 miliar lebih ini sama sekali tidak mengganggu dana APBD. Langkah Ahok untuk menggunakan dana CSR dari perusahaan swasta pun diapresiasi oleh Jokowi. Belum lama ini, Djarot Syaiful Hidayat pun secara transparan mengungkapkan bahwa masih ada sisa uang Rp 200 miliar dari total anggaran yang akan digunakan untuk membuat trotoar dan ducting di sekitar Simpang Susun Semanggi. Wuah, kerja nyata pemerintah kita ini memang sudah seharusnya kita dukung dan apresiasi.
Makna dibalik Lambang Daun Semanggi yang menjadi Desain Utama…
 rute simpang susun semanggi. via https://www.jpnn
Desain indah yang menghiasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) tersebut ternyata memiliki makna tersendiri. Bentuknya yang mirip tanaman paku air tersebut menurut Soekarno melambangkan persatuan Bangsa.
Sekian Sejarah dari Pembangunan Simpang Susun Semanggi. Saya mengambil refrensi dari
 https://www.hipwee.com


Komentar

Postingan Populer