Budaya Sunda yang Hampir Tiada


Mengenai Budaya Asli Sunda Terlupakan
Writen by Muhamad Hisyam
              
Indonesia merupakan negara prural yang terdiri dari berbagai suku, budaya dan bahasa. Dari aspek tersebut sudah barang tentu terdapat banyak perbedaan yang berada ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Awal abad ke-21 mulai ramai terjangan globalitation yang datang dari arah barat menyebabkan mulai dilupakannya budaya yang telah mengakar lama di maysarakat.
               Generasi milenial yang notabene-nya lahir di awal abad ke-21, menyebabkan mereka tidak banyak mengetahui tentang 3 aspek diatas. Saya bersyukur lahir ditengah-tengah keluarga yang masih menerapkan dan mengajarkan bahasa dan budaya kepunyaan mereka kepada saya. Saya sendiri lahir di Kuningan, Jawabarat. Sudah barang tentu saya ini asli sunda, begitu juga kedua orangtua saya.
               Salah satu yang menarik perhatian saya adalah budaya di sunda mengenai panggilan anak ke orang tua. Orang sunda dulu, memanggil ibunya dengan sebutan mimih, dan ayahnya dengan sebutan bapa. Ini sangat menarik bagi saya, karena menyebut kedua orang tua dengan sebutan tadi, bukannlah sebuah hal yang sulit. Dengan kata lain, tidak sulit untuk melestarikan budaya sunda.
               Hal tersebut sudah terbiasa saya dan kakak-kakak saya lakukan sejak kecil. Menurut saya hal tersebut tidak sukar dilakukkan, apalagi dengan keuntungan bisa ikut melestarikan budaya sunda. Tapi kenapa masih banyak orang yang enggan melakukannya, saya juga belum tahu kenapa. Mungkin mereka mengganggap hal tersebut tidak gaul, atau bahkan kampungan. Jadi mereka lebih memilih panggilan orang tua yang berasal dari barat sana. Memang miris menilik budaya kita sekarang, dianggap kampungan oleh generasi penerusnya.
               Pesan saya kepada para orang tua baiknya bisa mengajarkan budaya tersebut kepada ankanya, agar bisa terus sampai cucu-cucu kita. Karena jika dididik dari kecil, sang anak juga pasti akan terbiasa. Saya sendiri yang sudah terbiasa melakukannya, berkeinginan melakukan hal tersebut. Selain dengan benefit bisa melestarikan budaya sunda, keluarga saya juga nantinya akan terlihat berbeda dengan panggilan tersebut. Saya suka. Karena terlihat berbeda dan baik itu keren sekali.
               Sekian pengalaman yang saya dapatkan dari mimih saya. Semoga Budaya Indonesia kedepannya akan semakin lestari ditangan anak cucu yang telah kita bekali dengan hal tersebut.

Komentar

Postingan Populer